Semua orang pernah
membuat kesalahan. Kita bukan malaikat yang selalu benar, kesalahan adalah hal
yang manusiawi. Dari kesalahan kita bisa memetik hikmah, namun tidak sedikit
orang yang menjadi terpuruk karena kesalahan di masa lalu yang menimpanya.
Hilang semangat dan merasa tidak berdaya. Inilah kenapa kita perlu memaafkan
kesalahan yang sudah kita lakukan. Banyak orang yang tidak memperdulikan
kesalahan diri sendiri.
Padahal saat kesalahan kita membekas, memberikan pengaruh
besar kepada kehidupan Anda, atau berakibat fatal, kesalahan ini bisa
mempengaruhi kehidupan Anda secara keseluruhan. Secara tidak sadar pikiran
bawah sadar kita mengatakan bahwa kita adalah orang yang salah, tidak becus,
tidak berdaya, dan berbagai pikiran negatif lainnya. Pikiran negatif terhadap
diri sendiri akan menyebabkan kita rendah diri, rendah diri bila dibiarkan akan
seperti bola salju, semakin lama semakin membesar. Saat rendah diri sudah
menggunung, Anda sudah merasa tidak bisa apa-apa lagi sehingga tidak ada usaha
memperbaiki diri sendiri. Ini gawat! Kesalahan-kesalahan masa lalu bisa membuat
diri kita menyesal. Marah pada diri sendiri. Hal ini akan menyebabkan sebuah
luka, luka emosional pada diri sendiri. Saat kita memiliki luka, kita akan
melakukan usaha ekstra melindungi bagian yang terluka, sebab luka diatas luka
itu lebih menyakitkan. Perlindungan ekstra ini seringkali menjadikan diri kita
menjadi penakut dan mudah tersinggung. Akhirnya emosi negatiflah yang selalu
mengiringi kita. Rendah diri dan emosi negatif adalah tidak baik bagi kehidupan
kita. Kita tidak lagi memiliki motivasi, kebahagiaan, dan pencapaian-pencapaian
yang tinggi.
Oleh karena itu, untuk menghindarinya ialah dengan memaafkan
kesalahan-kesalahan yang telah Anda lakukan. Tentu saja setelah meminta maaf
kepada orang lain jika terlibat dan memohon ampun kepada Allah SWT jika
kesalahan Anda juga berdosa. Tentu saja, kita perlu menghindari kesalahan.
Namun sebagai manusia kesalahan selalu saja terjadi. Tidak apa-apa, yang
penting ialah kita segera memperbaiki kesalahan kita dan perbaikan akan
berjalan efektif jika kita telah memaafkan kesalahan kita. Mencoba memperbaiki
kesalahan, sementara Anda berada dalam kondisi rendah diri dan mengutuk diri
sendiri, perbaikan itu tidak akan memberikan hasil yang optimal, bahkan bisa
saja sama sekali tidak berhasil. Langkah-langkah memaafkan diri sendiri Fahami
bahwa memaafkan berbeda dengan melupakan. Sebuah peristiwa yang melibatkan
emosi sulit untuk dilupakan, tetapi bisa dimaafkan. Terimalah bahwa Anda
melakukan kesalahan. Ini manusiawi. Katakanlah “Meskipun saya melakukan
kesalahan, namun saya menerima diri saya seutuhnya.” Mintalah maaf kepada orang
lain yang terlibat. Dimaafkan atau tidak, yang penting Anda sudah minta maaf.
Mintalah ampun kepada Allah SWT jika kesalahan Anda berupa dosa. Sekarang…
maafkanlah diri Anda. Katakan saja “Saya memaafkan diri saya seutuhnya.”
Katakanlah berulang-ulang dengan penuh konsentrasi, silahkan katakan di dalam
hati saja, namun harus diikuti dengan kesungguhan. Allah SWT Maha Pengampun,
kenapa kita tidak mau memaafkan diri sendiri?” Ambillah hikmah dari kesalahan
Anda. Bersyukurlah bahwa Anda sudah mendapatkan hikmah yang berharga. Cobalah
untuk memaafkan diri sendiri, Anda akan hidup lebih ringan, lebih bahagia, dan
lebih bersemangat. Insya Allah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ahmadzain@ptiq.ac.id, faza.amanah@yahoo.co.id